Departemen
Pertahanan Amerika Serikat diam-diam menjalankan program penyelidikan
Obyek Terbang Tak Dikenal (UFO) senilai Rp270 miliar.
Program ini
sangat tertutup rapat dan dijaga kerahasiaannya. Bahkan, hanya
segelintir pejabat yang mengetahui program tersebut ketika dimulai pada
2007 dan berakhir pada 2012.
Artikel Kita - Seorang staf Kongres AS bahkan
mengatakan, program penyelidikan UFO boleh jadi diwujudkan untuk
mengawasi perkembangan teknologi negara-negara asing.
Kabar bagus menyapa dunia astronomi Indonesia pada awal April tahun
ini. Nama ilmuwan perempuan Indonesia diabadikan menjadi nama asteroid
dengan diameter 10.584 kilometer.
International Astronomical
Union memutuskan menamakan asteroid 12937 dengan nama Premadi, yang
diambil dari nama ilmuwan perempuan Indonesia, Premana Premadi. Dengan
demikian nama asteroid yang ditemukan pada 24 September 1960 itu,
menjadi asteroid 12937 Premadi.
Penyematan nama astronom wanita Indonesia itu membuktikan eksistensi dan kontribusi ilmuwan Indonesia pada dunia astronomi.
Ternyata
bukan hanya nama Premadi saja yang diabadikan pada benda langit. Ada
sederetan nama-nama Indonesia yang disematkan pada benda langit.
Nb : Vivanewsdotcom
Nb : Vivanewsdotcom


0 comments